Alkisah, seorang ayah marah besar saat anak sulungnya diketahui hadir di salah satu
masjid, untuk mengikuti pengajian yang akan disampaikan oleh Ustaz Hasan Al-Banna.
Sang ayah, bergegas memasuki masjid. Ia melihat putranya berada di
tengah jamaah yang berjubel. Tanpa basa basi kepada jamaah di sekitar,
ia berteriak keras, menghampiri si anak, lantas memegang tangan dengan
kuat dan menggusurnya keluar masjid.
Saat di luar, si ayah sibuk mencari-cari sandalnya. Setelah sandal ditemukan, ia hendak
mengenakannya sembari berdiri.Namun, ia kehilangan keseimbangan, dan
hampir terjatuh. Pegangan si anak tidak terlalu kuat. Namun saat oleng,
tiba-tiba dari arah samping ada seorang anak muda yang cepat memegangi
dan menyodorkan sandalnya. Ia membungkukkan badan,mempersilahkan si ayah
memakai
Pages
▼
Pages
▼
Pages - Menu
▼
Rabu, 06 Februari 2013
Bacalah. Maka kau akan mengerti..
Bacalah tentang dirimu, maka aku
akan mengerti bahwa sesungguhnya dirimu adalah indah. Allah telah
menciptakanmu dengan begitu teratur dan sempurna, maka dari itu
berbanggalah menjadi muslimah dengan menjadi taat kepada Nya.
Dia tetap memeliharamu bahkan saat kau tidak mencintainya, Dia mengasihimu dan tetap memberikan kepadamu jatah rizki, bahkan disaat kau mengkhianatinya, dan Dia pun akhirnya memaafkan kesalahanmu saat kau bertaubat, walaupun selanjutnya kau mengulang kesalahan yang sama. Lagi dan lagi. Memang, menebus
kecintaanNya adalah sangat mustahil dilakukan, maka satu- satunya cara untuk membalasnya adalah menjadi hamba yang baik untukNya. Walaupun itu memang sama sekali tidak menguntungkan atau merugikanNya, namun percayalah kesetiaan terhadap aturan dan JalanNya, akan selalu membawamu kepada kemuliaan seorang manusia.
Dia tetap memeliharamu bahkan saat kau tidak mencintainya, Dia mengasihimu dan tetap memberikan kepadamu jatah rizki, bahkan disaat kau mengkhianatinya, dan Dia pun akhirnya memaafkan kesalahanmu saat kau bertaubat, walaupun selanjutnya kau mengulang kesalahan yang sama. Lagi dan lagi. Memang, menebus
kecintaanNya adalah sangat mustahil dilakukan, maka satu- satunya cara untuk membalasnya adalah menjadi hamba yang baik untukNya. Walaupun itu memang sama sekali tidak menguntungkan atau merugikanNya, namun percayalah kesetiaan terhadap aturan dan JalanNya, akan selalu membawamu kepada kemuliaan seorang manusia.