Pages

Pages

Pages - Menu

Sabtu, 19 Januari 2013

Jakarta Terkepung


    Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Jakarta, genangan air tak terhindarkan di sejumlah tempat di Ibu Kota. Berdasarkan data dari TMC Polda Metro sejak tanggal 16 tercatat ada 19 lokasi genangan air di wilayah Jakarta, beberapa di antaranya sudah surut.
“Ketinggian banjir bervariasi antara 20 sampai 40 cm,” ujar petugas TMC Polda Metro, Marsono, saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa pagi.
Marsono mengatakan, genangan air setinggi 40 cm terdapat di wilayah Joglo dan Samsat di Jakarta Barat serta kawasan Islamic di Jakarta Utara. “Saat ini mungkin dari 19 titik sudah ada beberapa yang surut. Namun, ada juga yang masih tergenang,” ujarnya.
Ia menambahkan, polisi mengimbau agar para pengguna jalan tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Saat melewati titik banjir, warga diminta bersabar karena pasti mengalami kemacetan.
Berikut lokasi-lokasi banjir di Jakarta:
  1. Jakarta Selatan: Petukangan, Pondok Indah, Kemang Raya, Gatot Subroto depan Balai Kartini
  2. Jakarta Utara: Gunung Sahari, Mangga dua, Rawa buaya, depan Walikota Jakut, Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Cacing, Kramat Jaya.
  3. Jakarta Pusat: perempatan cocacola di jalur lambat
  4. Jakarta Barat: Joglo, Latumenten, Grogol, Daan Mogot
  5. Jakarta Timur: Cakung arah Kalimalang, Jalan Basuki Rahmat
   Bagi yang tinggal di Pondok Betung, Jakarta Selatan. Tidak usah kuatir ya, karena daerah kita termasuk daerah tinggi bila dibandingkan dengan daerah2 lain di Jakarta. So, ga perlu pake rakit kalau mau ngampus, dan ga perlu naik perahu karet kalo mau ke warteg. hehe.. :-D

Jangan saling menyalahkan


    Memang paling mudah menyalahkan orang lain atau menyalahkan situasi jika terjadi suatu masalah. Padahal menurut penelitian yang dimuat di Harvard Business Review, bermain dalam permainan menyalahkan tidak akan pernah berhasil. Dalam penelitian itu, mereka yang menyalahkan orang lain atas kesalahannya dapat kehilangan status, kurang mendapat pelajaran, dan berperforma buruk dibandingkan orang-orang yang mengakui kesalahan mereka. Menyalahkan itu menular. Jika kamu menyalahkan orang lain atas apa yang kamu rasakan,  kamu justru memberi kekuatan pada mereka bahwa kamu sebenarnya tergantung pada mereka. 

Pesan dari sahabat untuk sahabat..



"Orang-orang yang luar biasa bertahan
dalam situasi yang sangat sulit, dan
mereka menjadi semakin luar biasa
karena itu" 

Dear Sahabatku,
    Hidup ini terlalu berharga, jika Anda hanya menjalani 'gaya hidup bertahan saja' dalam jangka waktu lama. Kadang-kadang kita memang mengalami masa-masa sulit. Masalah datang silih berganti. Ekonomi yang jatuh, bisnis yang melambat, kesehatan yang melemah, dan hubungan yang mungkin mengalami masa-masa sulit.

Kesaksian Dokter: Urat Nadinya Pecah di Tengah Operasi..Tahukah Kalian Apa Yang Terjadi?

Dokter Khalid Al-Jabir berkata, “Saya melihat ini dengan mata kepala saya sendiri di salah satu operasi yang saya tangani. Di tengah-tengah operasi, ketika saya berusaha menangani keadaan pasien, tiba-tiba urat nadinya pecah.. Darah mengalir deras. Saya tidak bisa berbuat apapun untuk pasien itu.

Saya berusaha dan berusaha tetapi tetap tidak bisa berbuat apa-apa. Keadaan pasien sangat kritis, hampir-hampir mati. Maka saya ingat kepada Allah yang Maha Esa yang segala sesuatu berada di tangan-Nya dan perkaranya di antara kaf dan nun.[1]


Saya merendahkan diri di hadapan-Nya. Saya berdoa kepada-Nya dengan doa orang yang sedang dalam kesulitan.

Ya Rabbi … Ya Rahman … Ya Rahim … saya memohon kepadaMu hentikanlah darah. Saya tidak memiliki daya dan kekuatan, usaha dan kemampuan kecuali hanya dengan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.

Apa yang terjadi? Darah langsung berhenti, alhamdulillah. Lalu kami melanjutkan operasi dan berhasil dengan karunia Allah, kemudian dengan doa. Ya dengan doa sesudah rahmat dan karunia Allah.

Apakah anda meremehkan dan menyepelekan doa? Anda tidak tahu apa yang telah dilakukan oleh doa, panah malam yang tidak pernah salah sasaran, tetapi ia mempunyai batas dan setiap batas ada akhirnya. Di mana kita dari doa? Di mana kerendahan hati kita di depan-Nya? Apakah syarat-syarat dan adab-adabnya telah kita lakukan?

Foot Note:

[1] Maksudnya firman Allah, “Jadilah, maka jadilah ia.”

Sumber: Buku “Dan Datanglah Kemudahan..”, Ahmad Salim Baduwailan, Pustaka Elba, Hal.116-117

source : Zilzaal.blogspot.com

Jumat, 18 Januari 2013

Tentang Amar Ma'ruf NAhi Munkar..

       Kita Hidup di bumi Allah ini tidaklah abadi, tidak seabadi cinta Rasulullah SAW kepada Allah SWT dan kepada umatnya. Kita sebagai makhluk Allah yang sangat lemah, hamba yang sangat bergantung dengan yang disembahnya, tidak sepatutnya menyombongkan diri dan berbuat sesukanya tanpa didasari iman, ilmu dan aqidah dalam menjalani kehidupan yang sangat singkat di dunia. Istilah orang jawa mengatakan, "awak e dewe iki mung mampir". Iya, benar, kita di dunia ini memang hanya sekejap, maksimal kita tinggal di dunia ini paling-paling juga tak sampai 150 tahun. Kalau toh sampai, katakan 100 tahun, itu hanya seper seribu (0.001) hari di akhirat. Bayangkan, hanya 0,001 hari di akhirat.
       
 Disana, di tempat yang akan kita huni selama-lamanya setelah yaumul ba'ats nanti, kita akan mendapatkan tempat sesuai dengan amal dan perbuatan kita selama masih hidup di bumi. Oleh sebab itu, ayo, kita perbaiki dan tarbiyah i diri kita ini menjadi hamba yang lebih Sholih, Sholihah dan bertaqwa dengan sebenar-benarnya kepada Tuhan sekalian alam, ALLAH SWT.

        Diriwayatkan dari 'Aisyah r.a. yang berkata,"Nabi SAW. menemui aku, dan tampak olehku pada wajahnya bahwa beliau baru saja menghadapi sesuatu. Lalu beliau berwudhu dan tidak berbincang kepada siapapun. Kemudian aku merapat ke (dinding) kamar hendak mendengar apa yang akan beliau katakan. Beliau duduk diatas mimbar, lalu dipuji dan disanjungnya Allah dan kemudian bersabda,"Hai manusia, sesungguhnya Allah telah berfirman kepdamu sekalian, Perintahlah (manusia) melakukan yang ma'ruf, dan cegahlah (mereka) dari perbuatan mungkar, sebelum tiba saatnya kamu berdoa, tetapi doamu tidak Kukabulkan, dan (sebelum) kamu meminta kepada-Ku, tetapi tidak Kuberi, dan (sebelum) kamu meminta tolong kepada-Ku, tetapi tidak Kutolong".

Kamis, 17 Januari 2013

Ana Uhibuka Fillah

Ana Uhibbuka Fillah

Pacaran itu sudah menjadi salah satu kewajiban bagi masyarakat, terutama anak-anak muda di Indonesia. Ada yang bilang "Kalo gak pacaran loe gak gaul!".. sampe ke "Mau gaul? Sini ane gauli (?) dulu" . Masya Allah...

Mari kita coba telaah dulu, virus-virus cinta yang kini tengah menyerang pergaulan anak muda sampai ke para aktifis dakwah.. Sebenarnya dari mana sih asal usul virus cinta yang biasa kita sebut dengan.. "Virus Merah Jambu"

Virus Merah Jambu

Sebelumnya ada sedikit puisi nih tentang VMJ..

Virus itu..
Cinta bersemi ketika aksi..
Cinta bersemayam ketika mukhayam..
Cinta merekah ketika kuliah..
Cinta menyubilm ketika taklim..
Cinta menjelar ketika belajar..

#maap kalo sedikit maksa ya :p

Dari sedikit kumpulan kata di atas, kita bisa tarik kesimpulan bahwa VMJ tidak hadir dari ruang hampa.. Dia melalui suatu proses dulu hingga akhirnya menyebar ke dalam diri kita.. Berikut gue jelasin tentang proses terciptanya VMJ, terutama dalam aktifis dakwah nhe.. Cekidot!

1. Koordinasi
Hati-hati dengan Hp-mu
Pada dasarnya virus-virus merah jambu ini datang sebanding dengan frekuensi hubungan kita dengan lawan jenis kita tersebut. Hal-hal yang tidak perlu kita tanyakan kepada dia, justru malah kita tanyakan. Misalnya, ada seorang ikhwan yang tidak ikut rapat dalam melaksanakan suatu acara, kemudian sang ikhwan langsung meng-sms akhwat yang dikenalnya "Ya ukhti, afwan ana gak bisa datang tadi.. Ada informasi apa saja ya?".. Kalau kita perhatikan, sebenarnya pertanyaan tersebut bisa saja kita tanyakan kepada sesama ikhwan, tapi kenapa kita harus bertanya kepada akhwat? Inilah sebenarnya awal timbulnya VMJ.. Apalagi jika sang akhwat juga membalas, seperti layaknya gayung bersambut... "TARIK MAAAANG!" :D

2. Evaluasi
Kalo udah sering berkoordinasi, biasanya selanjutnya itu adalah evaluasi. Dimana sang ikhwan sudah sering bertanya-tanya kepada akhwatnya seputar pertanyaan" yang konteksnya sudah jauh keluar dari sekedar rapat.. Seperti misalnya "Sedang apakah antum sekarang?" sampai ke pertanyaan-pertanyaan tidak penting lainnya seperti "Sudah makan belum ukhti?", "Sekarang lagi belajar apa?", "Nanti pulang jam berapa?", dan sebagainya,,, Kalo kata remaja jaman sekarang mah.. "KEPO BANGET SIH !!??" -,-"

Knowing Every Particular Object (KEPO)

3. Taushiyah
Semakin sering berinteraksi, akhirnya sang ikhwan pun mulai bertanya-tanya seputar keimanan..  pagi" sang ikhwan sms "Bagaimana kabar imanmu pagi ini?", lalu siangnya di sms lg "Bagaimana kabar imanmu sore ini?", dan kemudian saat malam juga tetap di sms "Bagaimana kabar imanmu malam ini?".. Dan ujung-ujungnya akan sering meng-sms tausyiah seperti "Jangan bersedih karena kamu tidak sendiri", sampai ke "Saat tiada siapapun lagi di sisimu, maka panggillah aku.. Dan aku akan setia selalu menemani dirimu".. Ini sepertinya sudah mulai masuk ke Gombal Gambil ya? ckck

Awas Gombal Waming!

4. Ukhuwwah
Dengan seringnya interaksi, akhirnya terciptalah ukhuwwah di antara sang Ikhwan dan Akhwat. Sang ikhwan selalu ingin dekat dengan akhwatnya, dan (mungkin) juga begitulah sebaliknya. Hingga perasaan tenang, resah, gelisah, sering melalmun, selalu ingat si Dia.. dan selalu ingin membantunya.. ehem.. ehem.. Sampai disini akhirnya sang ikhwanpun biasanya tidak tahan dan akhirnya keluarlah ucapan yang berarti juga tahapan ke 5.. yaitu Ana Uhibbuka Fillah

Ehem.. Ehem..





5. Ana Uhibbuka Fillah
Dalam bahasa Indonesia, kalimat ini dapat diartikan sebagai "Aku Mencintaimu karena Allah", dan sayangnya kalimat ini sering disalahgunakan. Pada jaman Nabi terdahulu, kalimat ini dikeluarkan Nabi untuk menyatakan rasa cinta kepada kaumnya, kepada sesama muhrimnya (ikhwan ke ikhwan, akhwat ke akhwat), dan bukan sebaliknya.. Karena itu bagi para akhwat yang menerima sms serupa dari ikhwan bisa membalasnya dengan "Astaghfirullahaldzim.." (Aku berlindung dari Allah dari godaan Syetan yang terkutuk"

Nah lho...

Sesungguhnya pernyataan Ana Uhibbuka Fillah bisa disampaikan ketika kita sudah berumah tangga, jika masih pacaran kita mengucapkan kalimat tersebut, maka esensinya akan berbeda.. Kalimat ini seakan kehilangan maknanya, karena sebenarnya uhibbuka fillah tujuannya untuk keridhoan Allah, melanggengkan hubungan ukhuwah islamiyah dan mendatangkan rahmat-Nya.

Dalam  sebuh hadits, kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan Cinta Karena Allah, Anas Radhiallaahu anhu meriwayatkan, “Ada seorang laki-laki di sisi Nabi Shalallaahu alaihi wasalam. Tiba-tiba ada sahabat lain (laki-laki) yang berlalu. Laki-laki tersebut lalu berkata, “Ya Rasulullah, sungguh saya mencintai orang itu (karena Allah)”. Maka Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bertanya “Apakah engkau telah memberitahukan kepadanya?” “Belum”, jawab laki-laki itu. Nabi bersabda, “Maka bangkit dan beritahukanlah padanya, niscaya akan mengokohkan kasih sayang di antara kalian.” Lalu ia bangkit dan memberitahukan, “Sungguh saya mencintai anda karena Allah.” Maka orang ini berkata, “Semoga Allah mencintaimu, yang engkau mencintaiku karena-Nya.” (HR. Ahmad, dihasankan oleh Al-Albani).

Sekali lagi ungkapan Ana Uhibbuka Fillah tidak lazim digunakan untuk hubungan seorang dalam jalinan kekasih-asmara dua sejoli yang dimabuk cinta, namun dilain pihak sangat dianjurkan untuk diucapkan orang yang sudah sah suami isteri, sesama kerabat atau teman dan pada intinya sesama umat islam.

Jika kita tinjau ulang, sebenarnya sih,, VMJ ini wajar-wajar saja.. Karena ikhwan adalah ikhwan dan akhwat adalah akhwat. Selayaknya manusia, pasti kita saling tertarik dengan sosok satu sama lain. Salah satunya karena I have been Trusting in You. Ya, rasa percaya karena kita tahu bahwa dia orangnya baik, ramah, dan sebagainya hingga menimbulkan rasa simpati dan kagum terhadap sosoknya. Atau bisa juga alasan lain yang menyebabkan kita seperti ini adalah karena Tarbiyah kita sedang bermasalah.

Nah, kalo kita udah mengenal tentang virusnya, sekarang mari kita bahas tentang cara menangani virus tersebut,, atau bahasa anak kedokteran sih lawan dari virus itu adalah "Vaksin".

1. Cut Komunikasi
Cara pertama yaitu Putuskan komunikasi antara kita dan si doi! Dengan memutuskan hubungan, insya Allah kita bisa lebih menjaga perasaan kita terhadap dia. Tapi bukan berarti memutuskan silaturahmi ya! Dan jangan juga memutuskan kabel telpon demi memutuskan komunikasi ini.. #apasih

Jangan ditiru!

2. Menghindari Posisi
Cara yang kedua yaitu dengan selalu menjaga jarak dengan menghindari posisi-posisi yang memungkinkan untuk selalu dekat si doi.. Misalkan ketika dalam kepanitiaan suatu acara, usahakan jangan sampai kita masuk ke dalam satu divisi yang sama dengan si doi,, bisa berabe nanti ujung"nya kalo tetap deket"an kayak gitu..
Say no to her! #galak
3. Menangkal Perasaan
Cara yang ketiga jika keyakinan kita kuat, maka kita bisa menangkal perasaan kita sedikit demi sedikit hingga kita yakinkan kepada diri kita sendiri bahwa dia sesungguhnya hanya teman biasa, tidak lebih! Tunggulah waktu yang tepat, karena semua akan indah pada waktunya :-) 

Sabar yoo...
4. Azzam yang Kuat
Cara yang keempat yaitu kita harus mempunyai azzam atau keinginan yang kuat. Dengan kuatnya keinginan ataupun tekad kita, maka secara otomatis kita juga akan bisa menjauhkan diri dari segala sesuatu yang berkenaan dengan si doi cepat atau lambat..

Pasti bisa!!
5. Dekat dengan Allah
Cara yang keempat yaitu kita dekatkan diri dengan sang pencipta kita yaitu Allah SWT.. Jangan sampai cinta kita kepada dunia mengalahkan cinta kita kepada Sang Khalik, yakinlah bahwa sesungguhnya cinta sejati kita itu hanyalah kepada-Nya.. karena cinta kepada manusia merupakan cinta semu yang hanya berlaku sesaat ataupun selama di dunia saja.. tapi cinta kepada Allah akan kekal abadi hingga alam akhirat ;-)


Always Remember Our God
6. Segera Menikah
Bagi yang memang "kebelet" tanpa bisa ditahan lagi,, saran terakhir adalah Segera Menikah. Karena memang cuma pernikahanlah yang bisa menekan nafsu untuk memiliki dirinya.. Cukup adil kand? :D
 

Married.. Now?
Satu yang perlu kita garis bawahi disini, jangan sampai kita menyesal dengan pilihan kita. Banyak kasus sekarang ini kita lebih mendahulukan nafsu dibandingkan akal. Merasa sudah dapat yang terbaik, pasangan yang cantik/tampan, kaya, dan sebagainya.. Ketika menikah ternyata ada kekurangan yang tidak bisa diterima.. Akhirnya menyesal dan bercerai.. Sungguh salah teori menikah seperti ini..

Ada satu prinsip yang mungkin cocok untuk kalian semua..

"Jadilah orang yang sepantas-pantasnya untuk mendapatkan orang yang sebaik-baiknya."

Sesungguhnya ketika kita masih dalam proses untuk mendapatkan yang terbaik itu, maka kitapun harus menjadi yang terbaik pula agar kita dianggap pantas untuk mendapatkan si terbaik itu. Adapun ketika kita telah mendapatkan si terbaik tersebut, maka ketika kita menikah dengannya terimalah dia apa adanya dengan seluruh kelebihan dan kekurangannya. Maka dengan begitulah baru akan tercipta suatu keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. :-)

Keluarga kecil bahagia :-)
Okeh mungkin segitu dulu aja tips en trick buat hari ini, semoga bermanfaat untuk kita semua :-)

Source : the-sealovers

Berita Tentang Hari Kiamat

 Source : Majalah AsySyariah Edisi 044
(ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyah)

Datangnya hari kiamat adalah suatu kepastian. Hanya saja berita tentang hari kiamat ini terasa asing atau terlupakan bagi sebagian manusia yang hidup mereka tersibukkan dengan bermain-main, lalai, mengenyangkan diri dengan syahwat dunia dan kelezatannya. Kenikmatan dunia berupa harta, anak-anak, dan sebagainya telah melupakan mereka akan pertemuan dengan hari tersebut. Padahal hari kiamat demikian dekatnya. Allah k berfirman:
“Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan.” (Al-Qamar: 1)
“Manusia bertanya kepadamu tentang (kapan datangnya) hari kiamat. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kapan datangnya hari kiamat itu hanyalah di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu (wahai Muhammad) boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat waktunya?” (Al-Ahzab: 63)
Sahabat yang mulia Anas bin Malik z mengabarkan bahwa Nabi n pernah bersabda:
بُعِثْتُ أَناَ وَالسَّاعَةُ كَهاتَيْنِ. وَأَشَارَ بِأَصْبِعَيْهِ السَّبَابَةِ وَالْوُسْطَى
“Diutusnya aku dengan datangnya hari kiamat seperti dua jari ini.” Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Hari kiamat ini tidak akan menimpa kecuali sejelek-jelek manusia, karena orang-orang yang memiliki iman walaupun sangat tipis telah diwafatkan sebelumnya. Rasulullah n mengabarkan:
لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ إِلاَّ عَلىَ شِرَارِ النَّاسِ
“Tidak akan datang hari kiamat kecuali pada sejelek-jelek manusia.” (HR. Muslim)
Diawali hari kiamat dengan tiupan sangkakala oleh malaikat Israfil. Maka matilah seluruh penduduk langit dan penghuni bumi kecuali yang Allah l kehendaki. Kemudian diikuti tiupan kedua maka bangkitlah seluruh manusia dari dalam kuburnya.
“Dan ditiuplah sangkakala maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali yang Allah kehendaki. Kemudian ditiup lagi tiupan yang lain maka tiba-tiba mereka bangkit dari kubur mereka dalam keadaan menanti (putusannya masing-masing).” (Az-Zumar: 68)
Hari itu adalah hari yang sangat mengerikan. Allah k menggambarkannya dalam firman-Nya:
“Wahai sekalian manusia, bertakwalah kalian kepada Rabb kalian, sesungguhnya goncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). Pada hari itu ketika kalian melihat kegoncangan tersebut, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil dan kalian lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.” (Al-Hajj: 1-2)
Usai tiupan kedua, manusia bangkit dari kubur-kubur mereka dalam keadaan tanpa busana, tanpa alas kaki, dan belum dikhitan. Tidak ada seorang pun yang menoleh kepada yang lain karena kegelisahan yang menyelimuti. Semua dicekam ketakutan! Ketika Aisyah x mendengar berita ini dari Rasulullah n, ia berucap:
ياَ رَسُوْلَ اللهِ، الرِّجَالُ وَالنِّسَاءُ جَمِيْعًا يَنْظُرُ بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ؟ فَقَالَ n: الْأَمْرُ أَشَدُّ مِنْ أَنْ يُهِمَّهُمْ ذَلِكَ
“Wahai Rasulullah, para lelaki dan para wanita seluruhnya dikumpulkan dalam keadaan demikian berarti sebagian mereka akan melihat aurat sebagian yang lain?” Rasulullah n menjawab, “Perkaranya terlalu dahsyat dari membuat mereka berkeinginan demikian.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Termasuk perkara yang menambah kedahsyatan hari tersebut adalah didekatkannya matahari dengan manusia sehingga peluh mereka bercucuran. Abu Hurairah z berkata, “Rasulullah n bersabda:
يَعْرَقُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يَذْهَبَ عَرَقُهُمْ فِي الْأَرْضِ سَبْعِيْنَ ذِرَاعًا وَيُلْجِمُهُمْ حَتَّى يَبْلُغَ آذَانَهُمْ
“Manusia berkeringat pada hari kiamat sampai-sampai keringat mereka bercucuran ke bumi setinggi 70 hasta dan mengekang (menenggelamkan) mereka sampai mencapai telinga-telinga mereka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Al-Miqdad ibnul Aswad z mengabarkan, “Aku pernah mendengar Rasulullah n bersabda:
تُدْنىَ الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُوْنَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيْلٍ -قَالَ سُلَيْمُ بْنُ عَامِرٍ: فَوَاللهِ، مَا أَدْرِي مَا يَعْنِي بِالْمِيلِ، أَمَسَافَةُ الْأَرْضِ أَمِ الْمِيْلُ الَّذِي تُكْتَحَلُ بِهِ الْعَيْنُ- قَالَ: فَيَكُوْنُ النَّاسُ عَلىَ قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ، فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى كَعْبَيْهِ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى حَقْوَيْهِ, وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا. وَأَشَارَ رَسُوْلُ اللهِ n إِلَى فِيْهِ.
“Didekatkan matahari dengan makhluk (manusia) pada hari kiamat hingga jarak matahari dari mereka seukuran mil.” –Sulaim bin ‘Amir (perawi yang meriwayatkan dari Al-Miqdad, pent.), “Demi Allah, aku tidak tahu apa yang beliau maksudkan dengan mil, apakah ukuran jarak ataukah kayu/alat yang digunakan untuk mencelaki mata.”–Rasulullah bersabda, “Maka manusia (pada saat itu) dibanjiri peluh sesuai kadar amalan mereka. Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya. Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua lututnya. Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua pinggangnya. Dan di antara mereka ada yang benar-benar ditenggelamkan oleh keringatnya.” Rasulullah n memberi isyarat ke mulutnya.” (HR. Muslim)
Di saat kebanyakan manusia tersiksa dengan panas yang sangat, peluh yang membanjiri dan ketakutan yang sangat, ada segolongan orang yang dinaungi oleh Allah k dengan naungan-Nya. Mereka tidak merasakan apa yang diderita oleh orang-orang lain. Di antara mereka adalah yang dikabarkan oleh Nabi n dalam sabdanya:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: إِمَامٌ عَادِلٌ, وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللهِ, وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلِّقٌ بِالْمَسَاجِدِ, وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ, وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصَبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللهَ, وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمُ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ, وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ
“Ada tujuh golongan yang Allah naungi dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Mereka adalah imam (pemimpin) yang adil, pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah, lelaki yang hatinya selalu terikat/terpaut dengan masjid-masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah mereka berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah, (kemudian) seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang punya kedudukan dan kecantikan namun ia berkata, “Sungguh aku takut kepada Allah.” (Yang berikutnya) seorang yang bersedekah lalu ia menyembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya dan seseorang yang berzikir (mengingat) Allah dalam keadaan sendirian lalu mengalir air matanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Saudariku, bayangkanlah kengerian pada hari itu. Manusia berdiri di hadapan Rabbul ‘Alamin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama hidup di dunia.
“Maka demi Rabbmu! Kami sungguh-sungguh akan menanyakan kepada mereka seluruhnya, tentang apa yang dulunya mereka amalkan.” (Al-Hijr: 92-93)
Sungguh, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari Allah k. Tidak ada seorang pun yang dapat mengingkari ataupun menutupi apa yang dahulunya ia perbuat, karena anggota tubuhnya menjadi saksi.
فَيُخْتَمُ عَلَى فِيْهِ وَيُقَالُ لِفَخِذِهِ وَلَحْمِهِ وَعِظَامِهِ: انْطِقِيْ. فَتَنْطِقُ فَخِذُهُ وَلَحْمُهُ وَعِظَامُهُ بِعَمَلِهِ…
“Maka ditutuplah mulutnya dan dikatakan kepada pahanya, dagingnya dan tulangnya, ‘Berbicaralah!’ Lalu berbicaralah pahanya, daging dan tulangnya mengabarkan tentang amalannya (ketika di dunia)….” (HR. Muslim)
Sahabat Rasul yang bernama ‘Adi bin Hatim z mengabarkan sabda Rasulullah n:
مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ سَيُكَلِّمُهُ رَبُّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ تَرْجُمَانُ، فَيَنْظُرُ أَيْمَنَ مِنْهُ فَلاَ يَرَى إِلاَّ مَا قَدَّمَ مِنْ عَمَلِهِ، وَيَنْظُرُ أَشْأَمَ مِنْهُ فَلاَ يَرَى إِلاَّ مَا قَدَّمَ، وَيَنْظُرُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَلاَ يَرَى إِلاَّ النَّارَ تِلْقَاءَ وَجْهِهِ، فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ
“Tidak ada seorang pun dari kalian kecuali nanti akan diajak bicara oleh Rabbnya, tanpa ada seorang penerjemah antara dia dengan Rabbnya. Lalu ia memandang ke arah kanannya namun ia tidak melihat kecuali amal yang telah dilakukannya. Ia juga memandang ke arah kirinya, namun ia tidak melihat kecuali amal yang telah dilakukannya. Dan ia memandang ke depannya, namun ia tidak melihat kecuali neraka di hadapan wajahnya. Maka jagalah diri kalian dari neraka walaupun dengan bersedekah sepotong belahan kurma.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Saudariku, termasuk yang menambah kengerian pada hari itu adalah sangat panjangnya hari tersebut. Sebagaimana berita dari Dzat yang Maha Benar pengabaran-Nya:
“Seseorang telah meminta disegerakannya azab yang pasti terjadi, bagi orang-orang kafir, yang tidak ada seorang pun dapat menolaknya. (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik. Malaikat-malaikat dan Jibril naik menghadap kepada-Nya dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun1.” (Al-Ma’arij: 1-4)
Karenanya, hendaklah kita memikirkan kengerian hari tersebut dan kita harus ingat bahwa keselamatan dari kengeriannya hanyalah didapatkan dengan rahmat Allah, kemudian dengan amalan shalih.
Hari itu semua manusia akan menyesal. Bila ia seorang yang berbuat baik, ia akan menyesal kenapa ia tidak menambah dan memperbanyak kebaikannya. Bila ia seorang yang berbuat jelek, ia akan menyesal kenapa dahulu menyia-nyiakan umurnya dari melakukan amal shalih.
Ingatlah, saat catatan amal beterbangan pada hari tersebut dalam keadaan seseorang tidak tahu apakah ia akan menerima catatannya dengan tangan kanan sehingga ia beroleh kebahagiaan nan abadi, ataukah ia akan menerimanya dengan tangan kiri sehingga ia akan celaka.
“Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya catatan amaalnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata, ‘Ambilllah, bacalah catatan amalku ini. Sungguh aku yakin bahwa aku akan menemui hisab terhadap amalku.’ Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, dalam surga yang tinggi. Buah-buahannya dekat. (Kepada mereka dikatakan), ‘Makan dan minumlah dengan sedap sebagai balasan amalan yang telah kalian kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.’ Adapun orang yang diberikan kepadanya catatan amalnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata, ‘Wahai, alangkah baiknya bila sekiranya tidak diberikan kepadaku catatan amalku ini. Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberikan manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaan dariku.’ (Allah berfirman), “Peganglah dia, lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkan dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.’ Sesungguhnya dulu dia tidak beriman kepada Allah Yang Maha Agung. Dan juga tidak mendorong orang lain untuk memberi makan orang miskin. Maka tiada seorang pun teman baginya pada hari ini di sini. Dan tiada pula makanan sedikit pun baginya kecuali berupa darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.” (Al-Haqqah: 19-37)
Ingatlah saudariku, wahai hamba-hamba Allah l, dengan shirath (titian) yang licin lagi menggelincirkan yang diletakkan di atas punggung Jahannam. Manusia melewatinya sesuai kadar amalannya. Ada yang melewatinya dengan sangat cepat, ada yang lambat perlahan, ada yang merangkak, dan ada yang tersungkur ke dalam api yang menyala-nyala. Kita tak tahu apakah kita termasuk yang selamat melewatinya, ataukah na’udzubillah terperosok ke dalam jurang Jahannam. Kita mohon kepada Allah k keselamatan!
Ingatlah semua ini wahai saudariku! Yakinlah karena ini bukanlah khayalan, sekadar isapan jempol dan dongeng pengantar tidur. Semua yang disebutkan di sini sungguh benar adanya dan pasti datangnya. Perkara-perkara ini dekat, walaupun terasa kehidupan kita panjang.
Apa yang kita persiapkan untuk hari tersebut? Iya, amal shalih…. Dengannya setelah rahmat Allah k, kita akan selamat dan termasuk orang-orang yang berbahagia. Menjadi penghuni surga yang seluas langit dan bumi.
Ya Allah, ya Arhamar Rahimin, ya Karim! Selamatkanlah kami dari siksa-Mu dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang beruntung dapat mendiami surga-Mu, negeri kemuliaan-Mu. Amin.
Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

1 Yang dimaksud adalah hari kiamat menurut salah satu dari empat pendapat yang disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Katsir t dalam Tafsirnya (8/174).

Pacaran .. super Lebaayyy


Bismillahirrahmanirrahiim ...jangan bosen baca ya, meski ini bacaan ringan, tapi insya allah isinya berbobot ^_^

dengan bahasa yg renyah, ga suntuk, diolah dengan bahasa sendiri yang mudah difahami :)


postingan kali ini judulnya pacaran, superrr lebayyy,,

hehehe.. mau nyengir dulu aahh.. :D

pernah perhatiin ga pacaran jaman sekarang..

atau bukan hanya merhatiin tapi jangan2 pernah ngalamin juga lagi.. hehe. :p

mulai dari panggilan yang lebay.. belom nikah udah kok panggil mamah papah, abi umi, *ngekkk ah...gubraaks..*

giliran putus pada manggil "si brengsek", si kurang ajar, atau apalah mungkin bahasa binatang juga keluar.., :D

bicara sama pacar Subhanallah, lembuuuut banget kata2nya,

tapi ketika bicara sama ibu, ada yang kasar, kadang bentak2.. naudzubillah.. (tapi percanten da, ka nu bageur mah moal kitu nyak,pamali..ka ibu rama mah kedah patuh ^_^)


ditambah perhatian yang lebay..

"hay.. agi ngapz" ,,, "aquh agi alu angun bubu, amu udah maem blom, jangan lupa mamz yack,, nti amu caakiitt agi".. *guubbrraakkss.. leebbayy*

dengan gaya bahasa yg lebe itu lho, manja, pura" cadel, beuh ga nahan deh, kalau ketemu tak sentil dah, diciwitt.. gemesss.. gemesss.. :D

jujur saya ga ngerti bahasa sms nak zaman sekarang,

ah dasar anak ABG ieuh, Anak Baru Gendeng,hehe.. Gaul cenah eta teh, anyway tau ga Gaul itu apa? GAya Urang Leuweung. hehe peace..


dikit-dikit ingetin makan.. kalau telat dikit.. khawatir sakit..

kalau cape dikit, khawatir dia sakit...

emngnya pernah denger ya kalau orang ga makan bentar ja bisa mati..?.. heellooww.. liat ibu kita tiap hari nyiapin makanan untuk kita, tp jarang sekali beliau yang makan duluan..

atau ayah kita yang tiap hari kerja sampai lupa makan.. tapi masih tetep baik-baik aja kan..?


tapi pernah ga kamu perhatian pada ibumu untuk makan?

lha, kalau ke pacarnya : "ayang dah makan lum?"

tapi kalau ibu yg laper kita cuekin aja, beliin baso kek atau apa gitu biar ibumu senang

(wah ngomongin baso jadi laper.. makanya jangan pacar mulu yg ditraktir, aku jg mau ..hehe)

pacar ultah kau kasih kado spesial, tapi ketika ibumu ultah kamu ngasih apa hayoo? Bodo Amat atau bahkan ga hafal ulangtahunnya kapan. ya kariimm.. tobat,,,


belum lagi kalau udah pacaran keliatan noraknya.. jalan2 ke mall pakai baju yang sama, warna yang sama juga.. tulisannya " I love You"... *iiddiihh.. anak TK dari mana itu, bajunya kembaran.. :D

trruuss... kalau lagi malem minggu,,

si cewe : "nanti malem kita mau kemana yank.."..

si cowo : "gk kemana2 dulu ya.. aq mau nonton bola"..

si cewe : "jadi kamu lebih mentingin bola.. daripada aq?"..

si cowo : "ya udah aq juga mau ngerjain tugas"..

si cewe : "jadi kamu lebih mentingin tugas daripada aq?"..

si cowo : "ya udah sekarang aq ke rumah kamu"..

si cewe : "jadi.. kamu lebih mentingin rumah aku daripada aku?"..

si cowo : "aaarrrgggg".. lho kok, hehe..


padahal kalau udah nikah.. mau nonton bola bareng jga bisa.

mau ngerjain tugas bareng juga bisa..

pergi keluar bareng juga bisa...

eeiittss.. ada yg bilang "aahhh nga jga kok.. ga perlu nikah juga bisa begitu kok"...

iyaa bisa.. bisa dosa.. :Dhmm,, Saya jadi ingin menertawakan yg pacaran, (maksudnya, aktivitasnya itu lho, buka orangnya :D)

yang begini nih, prioritas anak SMP, SMA, bahkan nak segede menel, masih bau kencur jg ikut"an udah pacaran.

nah tuh, tanggung jawab lho,, yg dewasanya sih harusnya bisa ngasih contoh yg bener buat ade2nya.


eh, eh tapi tunggu dulu.. kayanya ada yg mau bela diri nih. ada yg protes : "ahh.. aq pacaran ga kayak gitu kok,,

tergantung orang yg jalaninnya.

pacaran aq islami.. ingetin shalat, ingetin ngaji, ingetin kebaikan, untuk dakwah, dsb"..

eheem... tapi kamu pernah ingetin ga,, kalau pacaran sebelum nikah itu dosa? ^^ hehe..

Oke, memang.. saling mengingatkan ibadah n kebaikan itu bagus, itu memang kewajiban sesama muslim untuk amar ma'ruf , nahi munkar.


Tapi, coba deh lets check, sadar ga sih, itu artinya ibadah qt ga ikhlas, bukan semata2 karna allah, tp karna si DIA.(wallahu alam).

secara tak sengaja itu termasuk riya. namun kita tak menyadarinya.

tiap detik, menit, jam, hari, pikirannya dipenuhi all about him.

malah yg ada ibadah pun karna ingin terlihat sholeh oleh si DIA.(jawabannya­ ada pd dirimu sendiri)

Saya jadi mau tahu deh…


Pacaran islami itu yg gimana coba….??

Yang kalau nulis surat cinta pakai kalimat2 toyyibah..??

Yang kalau bicara sama pacar pakai bahasa arab?

Yang mengatakan istilah ‘apel’ menjadi ‘menjalin silaturahmi’ ..??

Yang ngajakin yayangnya ke pengajian..??

Yang katanya boncengan motor tp ga pegangan..??

Yang ngakunya cuma saudara atau ‘kakak adek’..?? weleh.. weleh..

atau pacaran yg ga pernah ketemuan tapi, sms ga pernah kelewat,

ketemunya di alam mimpi atau meski raga tak bertemu tapi hati tetep bertemu..


ehemm,, apa itu ga termasuk zina hati namanya, saudaraku.. ( wallahu a'lam), DIA yg maha tau isi hati manusia.

saudaraku.. jangan kau biarkan setan menertawakanmu,

jangan mau dijebak oleh perangkap setan, keliatannya baik tapi sebenarnya menjerumuskan.

Sudahlah sahabat2ku… tinggalkanlah segala yg melalaikan

terutama untuk ade2ku, saudara semuslimku yg masih di bangku sekolah, masih berkewajiban untuk menuntut ilmu, fokuslah untuk mengejar cita2 dan raihlah cinta Allah yg paling agung.


Utamakan cinta pd Allah.

Allah dulu, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus...kan gitu kata ust. yusuf mansyur juga :)


andai kalian tahu bahwa cinta pada Allah itu lebih indah melebihi apapun.

tidakkah kau mau berlomba2 dengan muslim yg lainnya untuk meraih cinta dari Allah?

janganlah tergoda oleh mata pecinta dunia, dunia ini hanya tipuan

hidup yang sesungguhnya adalah nanti di akhirat.

Saya sayang kalian semua, karena itu kumenasehati dengan setulus hati, gak minta imbalan apa2 kok, Saya hanya ingin mengingatkan, tegas dalam kebenaran.

Tetaplah berjalan dalam koridor syariat agar Allah selalu meridhoi langkah kita. Mari perbaiki diri kita, Bukankah wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik pula?

yakinlah JODOH akan datang seiring dengan usaha anda mempercantik diri, akhlak, lahir dan batin.


Source : Muhammad Ismail's Blog

Penguacapan "ALLAH" terhadap kesehatan

    Dalam sebuah penelitian di Belanda yang dilakukan oleh seorang profesor psycologist yang bernama Vander Hoven [ VH ] , dimana telah mengadakan sebuah survey terhadap pasien di rumah sakit belanda yg kesemuanya non muslim selama tiga tahun. Dalam penelitian tersebut VH melatih para pasien untuk mengucapkan kata ALLAH [ Islamic pronouncing ] dengan jelas dan berulang-ulang. Hasil dari penelitian tersebut sangat mengejutkan, terutama sekali untuk pasien yang mengalami gangguan pada fungsi hati dan orang yang mengalami stress / ketegangan [ tension ].
     AL Watan, surat kabar Saudi sebagaimana telah mengutip dari peryataan profesor VH tsb, yang mengatakan bahwa seorang muslim yang biasa membaca Al-Qur’an secara rutin dapat melindungi mereka dari penyakit mental dan penyakit-penyakit yang ada hubungannya [ psychological diseases ]. VH juga menerangkan bagaimana pengucapan kata ALLAH tsb sebagai solusi dari kesehatan , ia menekankan dalam penelitiannya bahwa huruf pertama dalam ALLAH yaitu ‘A’ dapat melonggarkan [ melancarkan ] pada jalur pernafasan [ respiratory system ], dan mengontrol pernafasan [ controls breathing ]. dan untuk huruf konsonan ‘ L ‘ dimana lidah menyentuh bagian atas rahang dapat memberikan efek relax , juga VH menambahkan bahwa huruf ‘ H ‘ pada ALLAH tsb dapat menghubungkan antara Paru-paru dan Jantung dimana dapat mengontrol system dari denyut jantung [ heart beat ]. 
    Subhanallah, sungguh luar biasa kebesaran Allah SWT ini, dimana penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor non muslim yang tertarik dan meneliti akan rahasia Al-Qur’an ini sangat mengejutkan para ahli kesehatan di Belanda. 
    Sekarang bagaimana dengan kita sebagai seorang muslim yang meyakini akan kebesaran kitab Suci Al Qur’an, sudahkan membaca dan mengamalkannya..? Allah says : We will show them our signs in the universe and in their own selves, until it becomes manifest to them that this [ Quran ] is the truth. Yaitu jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada dilangit dan di bumi , ingatlah bahwa kepada Allah-lah kembalinya segala urusan. [ QS : 42 : 53 ] - [ Sumber dari Indonesian Moslem Student Association of North America ] -

Source : Muhammad Ismail's blog

Surat untuk Ayah (..renungkan..)

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Belum sempat Ahmed meletakkan tas kerjanya sepulang ke rumah, matanya tertegun melihat sebuah surat tergeletak di atas meja. Di sebuah amplop tertulis "Untuk ayah tersayang" Setelah belasan tahun menjadi single parent, baru kali ini ada surat untuknya dari Shofia, anak gadisnya. Ada apa? Kalimat pertama pada surat itu sudah mengguncang hatinya; Ayah tersayang, jika ayah membaca surat ini maka aku sudah tidak ada di rumah. Sekalipun berat Ahmed melanjutkan bacaan kata demi kata. Ayah, aku telah menemukan pria yang akan mendampingiku selamanya. Memang buat orang lain dia sudah terlalu tua, tapi bagiku pria berusia 45 tahun masih tetap muda. Dia sangat energik ayah, kalau ayah mengenal lebih dekat dengannya pasti ayah juga akan menyukainya. Ayah jangan terkecoh dengan tato di seluruh tubuhnya atau janggut dan brewoknya yang panjang atau puluhan tindik di telinga dan hidungnya, karena jauh di dalam hatinya ia adalah orang baik. Ia sangat sayang padaku, dan juga ayah dari anak di dalam kandunganku. Istrinya tidak keberatan aku mendampinginya, karena istrinya sudah sibuk mengurus anaknya yang banyak. Oh iya, ayah tidak usah khawatir tentang kehidupanku. Ia menguasai penjualan ekstasi di kota, jadi uang sama sekali bukan masalah buat kehidupan kami. Saya tahu ia sudah mengidap HIV sejak lama, tapi katanya dalam beberapa tahun ke depan obat penyakit AIDS akan ditemukan jadi aku tidak perlu khawatir bukan? Ayah jangan bersedih karena aku bahagia. Usiaku sudah 18 tahun ayah jadi aku bisa memutuskan yang terbaik untuk hidupku. Tanpa sadar, air mata sang ayah menetes jatuh ke lembar surat itu. Bagaimana mungkin anaknya yang lucu dan periang bisa menjadi seperti ini? Lembar pertama surat pertama baru saja selesai dibacanya. *** Tangan sang ayah bergetar, berat rasanya, tapi ia membuka lembar kedua surat itu. Kali ini isinya jauh berbeda. Ayah sayang, Maaf, sebenarnya surat di halaman pertama tadi tidak benar-benar terjadi. Saya hanya ingin menggambarkan betapa kemungkinan terburuk bisa terjadi pada anak-anak gadis, dan syukurlah aku tidak demikian. Ayah bahagia bukan, kalau aku tetap bersama ayah? Ayah bahagia bukan, akau tidak menghancurkan diriku seperti itu? Tentu saja, mempunyai anak yang rapornya jelek, jauh lebih menguntungkan daripada mempunyai anak seperti itu. Oh iya Ayah, raporku ada di dalam tas, nilainya jelek, maaf ya. Silahkan ayah lihat, jangan lupa ditandatangani. Besok guru ingin bicara dengan ayah tentang nilai raporku, jangan marah ya. Kalau ayah tidak marah melihat nilai raporku, aku sedang bermain di rumah sebelah, aku tunggu yah? Love you Daddy. "Shofia..........!" Ahmed berteriak dan lari ke rumah tetangganya, ia akan mengitik habis anaknya yang 'keterlaluan' itu. Lega rasanya hati Ahmed. Konyol tapi melegakan. ^__^ :D :D *** Tidak seperti kebanyakan ayah yang sedih melihat rapor anaknya yang buruk, hati Ahmed justru berbunga-bunga karena ia tidak kehilangan anaknya. Memang kali ini, keterlaluan sekali becanda anak gadisnya! Sebenarnya Shofia hanya ingin agar ayahnya tidak marah melihat rapornya yang buruk, untuk membuat MASALAH RAPOR BURUK TERLIHAT KECIL, ia membuat gambaran masalah besar yang mungkin terjadi sehingga masalah yang ada jadi terlihat kecil. Ini sebenarnya adalah seni bersyukur dan seni berkomunikasi dengan diri. Kalau Anda ingin bersyukur atas kesulitan yang kita terima maka kita sebaiknya membayangkan KESULITAN LEBIH BESAR YANG MUNGKIN BISA KITA ALAMI. Dengan demikian kita bisa menghindari diri dari stres atau kegalauan yang berkepanjangan. Masalah kekecewaan hati atau rasa tidak bersyukur biasanya tidak berhubungan dengan uang tapi lebih karena penerimaan hati. Orang yang tidak bersyukur biasanya FOKUS PADA YANG TIDAK DIPUNYAI sedangkan ORANG BERSYUKUR FOKUS PADA YANG DIMILIKI. Kita bisa melihat anak kampung bahagia main layang layang yang 1 set berharga tidak lebih dari Rp 5000. Tapi anak orang kaya ngambek pada orang tuanya padahal baru dibelikan pesawat remore control seharga 5 juta. Kenapa? Karena anak kaya itu suka dengan yang model baru seharga 15 juta. Ada anak kaya yang ngambek pada orang tuanya karena link internet putus satu hari karena lupa bayar bulanan, padahal ia sudah beruntung bisa mengakses internet selama 29 hari sebelumnya. Memang apa yang dilakukan Shofia pada Ayahnya Ahmed agak keterlaluan, tapi itu gambaran dramatis tentang bagaimana bisa membuat diri kita bersyukur apa adanya. ^__^ Sudahkah Anda bersyukur hari ini? SUDAHKAH ANDA BERSYUKUR HARI INI .? *** "Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur (QS Ali Imron 145) "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih (QS Ibrahim 7) Ya Allah, Jadihkanlah kami sebagai hamba-2Mu yang pandai bersyukur pada-Mu dan selalu merasa cukup dengan segala apa yg engkau beri. Jangan Engkau lalaikan kami hingga Engkau ambil kembali nikmat2-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pengasih & Maha Penyayang. Aamiin
Source : Muhammad Ismail's blog

Dan sekarang .. Dua Anak Sungai Euphrat sudah Mangering !

Rasulullah SAW bersabda, “Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan gunung emas yang mendorong manusia berperang. Sekitar 99 dari 100 orang akan tewas (dalam pertempuran), dan setiap dari mereka berkata, Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup.” (HR Bukhari). Dalam riwayat lainnya. Rasulullah bersabda, “Sudah dekat suatu masa di mana Sungai Eufrat akan menjadi surut airnya, lalu tertampak perbendaharaan daripada emas, maka barang siapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil sesuatu pun daripada harta itu.” (HR Bukhari Muslim). Imam Bukhari juga meriwayatkan hadis lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Segera Sungai Eufrat akan memperlihatkan kekayaan (gunung) emas. Maka, siapa pun yang berada pada waktu itu tidak akan dapat mengambil apa pun darinya.” Imam Abu Dawud juga meriwayatkan hadis yang sama. Dalam hadis itu. Rasulullah pernah bersabda bahwa sungai yang mengalir di tiga negara besar, Turki, Suriah, dan Irak itu pada saatnya nanti akan menyingkapkan harta karun yang besar berupa gunung emas. Selain itu, dalam kitab Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir az-Zaman diungkapkan bahwa keringnya Sungai Eufrat merupakan saat datangnya al-Mahdi sebagai akhir zaman.
Hadis di atas membicarakan tentang Sungai Eufrat. Dalam bahasa Arab dikenal dengan nama al-Furat atau air paling segar. Menurut Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas al-Hadits al-Nabawi. Eufrat adalah sungai yang mengalir dari timur laut Turki. “Sungai itu membelah Pengunungan Toros, lalu melewati Suriah di Kota Jarablus, melewati Irak di Kota al-Bukmal, dan bertemu Sungai Tigris di al-Qumah yang bermuara di Teluk Arab,” ujar Dr Syauqi. Panjang sungai itu mencapai 2.375 kilometer. Dua anak sungainya, yakni Al-Balikh dan Al-Khabur, sudah mengering. Pada saat Nabi Muhammad memprediksi masa depan Sungai Eufrat lewat sabdanya, wilayah subur di daerah Mediterania itu masih dikuasai oleh dua kekuatan besar, Persia dan Bizantium. Sungai Eufrat adalah garis batas alami dari dua kerajaan tersebut. Selain berada di kawasan Suriah dan Iran,kekuasaan Persia ternyata juga mencakup daerah Yaman hingga daerah disekitar Laut Merah. Sedangkan, Bizantium mencakup sebagian Suriah (bagian utara) dan Turki hingga ke Eropa. Seiring perkembangan zaman, dengan kebangkitan Islam dan bersatunya daerah-daerah di Arab, dua kekuasaan besar itu mau tidak mau menjadi terpengaruh. Islam menjadi kekuatan baru dan mulai menunjukkan taringnya pada masa Khalifah Abu Bakar. Gesekan pun mulai terjadi. Persia dan Bizantium tidak bisa lagi menganggap enteng kekuatan negara Islam. Kaisar Persia sempat mengirimkan pasukan untuk menyerang Madinah. Bizantium juga menyerang kawasan utara kekuasaan negara Islam, yang mengakibatkan terbunuhnya Jenderal Muslim, Zaid bin Harits. Pasukan Islam mulai menggenggam kemenangan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu, kekuatan negara Islam berada di atas dua kerajaan besar yang sudah ada sebelumnya itu. Selama 10 tahun, beragam pencapaian dalam dunia militer didapatkan. Pergerakan ke Suriah, negara yang dilintasi Sungai Eufrat, dimulai pada era Umar. Sebagian daerah yang sebelumnya dikuasai oleh Bizantium, akhirnya berhasil ditaklukkan kekuatan pasukan Muslim. Sementara itu, Persia merasa khawatir. Mereka sudah kehilangan kekuatan pada kawasan perbatasan di sebelah barat Sungai Eufrat. Beberapa peperangan pun terjadi antara Kerajaan Persia danpasukan Muslim. Pada akhirnya, Persia berhasil tunduk di bawah kekuasaan pemerintahan Islam. Wilayah itu kemudian menjadi salah satu bagian penting bagi penyebaran agama dan peradaban Islam di seluruh dunia. Penaklukan terhadap Persia inilah yang juga menandai awal mula peradaban Islam di sisi Sungai Eufrat. Khalifah Umar bin Khattab kemudian membentuk wilayah-wilayah administratif untuk memudahkan proses pemerintahan. Beberapa wilayah itu adalah Makkah. Madinah. Suriah, Jazirah (wilayah di antara Sungai Tigris dan Eufrat di Irak), Basrah, Khurasan, Azerbaijan, Persia, dan Mesir. Setiap gubernur ditempatkan di daerah itu. Mereka bertanggung jawab pada sang khalifah. Pada masa-masa inilah, agama Islam juga menjadi kuat di daerah-daerah tersebut. Berkat kepemimpinan Umar, Islam sampai saat ini masih menjadi ideologi dan peradaban penting di daerah sekitar Sungai Eufrat. Namun dalam perkembangannya, apa yang telah diramaikan oleh Nabi Muhammad sepertinya mulai muncul. Berbagai polemik soal ketersediaan air dari sungai tersebut selalu mencuat di antara tiga negara yang dilaluinya. Pembangunan DAM selalu menjadi permasalahan bagi negara-negara tersebut. Pembuatan DAM di Turki berpengaruh pada debit air yang mengalir di Suriah. Pembuatan DAM di Suriah akan memengaruhi air yang sampai di Irak. Meskipun belum sampai pada tahap peperangan, perdebatan soal air ini masih saja terjadi. Banyak orang mulai khawatir bahwa ramalan Nabi Muhammad pada akhirnya menjadi kenyataan. Ramalan itu telah disebutkan dalam hadis di atas, yakni Sungai Eufrat menjadi kering dan terjadi peperangan setelahnya. Kekhawatiran ini tampak dari banyaknya laman-laman yang mengungkap tanda-tanda akhir zaman terkait dengan keringnya sungai yang berakhir di Teluk Persia itu. ed hen rusian Sumber : http://dukeofmerovingian.wordpress.com/2011/05/19/dua-anak-sungai-eufratdua-anak-sungai-eufrat-yakni-al-balikh-dan-al-khabur-sudah-mengering/ Sumber yang bisa kalian lihat dari situs harun yahya : http://www.harunyahya.com/indo/presentation/zaman_akhir/alamet1.swf